Cerita-ku Hari Ini!!

Aku punya cerita tentang Tuhan hari ini… :)
Hari ini aku bolos kuliah! Hehehe.. Hal yang baru pernah aku lakukan selama kuliah ne.. Dulu sewaktu S1, kuliahku adalah yang pertama dan nomor 1. Bagiku bolos kuliah itu larangan terbesar. Kesalahan terbesar. dll. Emang bener segh. Cuman kenapa y?? Yaah, untuk sesuatu yg berkaitan dng Tuhan, maka g bisa bilang tidak. Hati nurani pasti berontak. G nyaman. Hari ini aku putuskan untuk mengorbankan kuliahku agar bisa ikut Revival Meeting (RM) di Semarang. Apa y RM itu?? Emmm,, yg aku tau segh RM itu  acara/tempat dimana orang2 yang mau belajar mengerti hati Tuhan, orang2 yang punya hati untuk berdoa mendatangkan revival bagi bangsa. Bukan cuman bangsa, sekolah, kampus, kota, keluarga juga. Aku baru pertama kali ikut RM  Dan pemahaman itu yang aku dapat ketika itu. 

Hari-hari ini  Tuhan lagi cari orang2 yang mau punya "hati" itu. Hati yang penuh belas kasih, punya kerinduan yang sungguh untuk berdoa bagi  pemulihan keluarganya, sekolahnya, kampusnya, kotanya dan bangsanya. Pemulihan bangsa ini berawal dari pemulihan 1 hati. Hatimu, hatiku. Berawal dari satu hati. Kalau kita hanya bisa salahkan presiden, salahkan gubernur, walikota dll, terkait masalah dalam bangsa ini, itu bukan hal yg tepat. Itu hanya akan mendorong mulut dan pikiran kita untuk mengeluarkan setiap kata2 kutuk dan negatif atas bangsa ini. Mari koreksi hati kita. Koreksi pemikiran kita. Satu hati yang berubah, akan berdampak bagi satu komunitas, satu sekolah, satu kampus, satu kota dan satu bangsa!! Mari belajar ucapkan berkat bagi bangsa ini, bagi komunitas kita. Mari belajar berdoa minta hati-Nya Tuhan. Minta hati kita diubahkan setiap hari sama Tuhan, biar penuh dengan api belas kasihan, api kelembutan dan api kasih-Nya Tuhan.
Ingat: PEMULIHAN 1 BANGSA BERAWAL DARI    PEMULIHAN 1 HATI!! 

Jika kita sudah punya hati yang sama dengan hati-Nya Tuhan, maka kita tidak akan nyaman lagi dengan hidup kita yang senang-senang terus, di saat banyak jiwa terpuruk di luar sana. Kita tidak lagi fokus pada diri kita saja. Apa yang kita pikirkan tidak lagi tentang diri kita, tapi tentang orang lain dan tentang hati Tuhan. Cara berpikir kita akan = cara berpikir-Nya Tuhan.
Setiap waktu kita tidak akan dibuang sia-sia. Doa. Ketika tema2 kita lagi tidur nyenyak, lagi refreshing dll, tetapi lagi dan lagi kita harus berdoa di pagi subuh, siang hari bahkan malam hari. Ini bukan hal yang sia-sia. Ya! Ini bukan hal yang sia-sia bagiku. Bahkan ketika aku harus korbankan pertemuan kuliahku dan memilih untuk ikut RM, maka bagiku itu bukan hal yang sia-sia. Tuhan akan tuntaskan setiap kerinduan hati kita yang berdoa dengan sungguh. 

Sedikit sharing, hari ini aku g masuk (bolos) 2 Mata Kuliah. Dari jam 3 sore-7 malam. Kuliah yang jam 7-9, aku harus presentasi di kelas Akuntansi Manajemen n Akuntansi Biaya. Waktu itu, perjalanan pulang ke Salatiga, kita banyak kena macet. Maklum mendekati weekend. Langit pun sudah mendung, kilat sana sini. Aku yang cuman berguman dalam hati: "Tuhan, tahan hujannya dulu y, sampai kita tiba di Salatiga". Soalnya kita g bawa jas hujan. Kalau basah, berarti  nanti aku g bisa masuk kelas n g bisa presentasi ne. Selanjutnya, aku doa lagi "Tuhan, jangan sampai terlamabt tiba di Salatiga y, pliiiz". Hmmm,, yah berulang kali aku doa seperti itu. Dan ternyata bener. Berangkat dari Semarang itu langitnya sudah hitam pekat, kilat juga. Tapi ketika kami tiba di Salatiga, barulah hujan. Selain itu, kami juga tiba tepat jam 06.50pm. Luar biasaaa... Hmm, aku persiapan seadanya untuk presentasi. Setalah presentasi, dosenku ngomong "Perhitungan n presentasix bagus sekali, mesti kalian pusing mikirnya ne". hmm, dalam hati aku bilang "Thank You my Dear Lord." Bener2 Kau tuntaskan semuanya bagiku. Dua mata kuliahku g masuk, tapi matakuliah di jam terakhir, kau angkat aku. Greatful thx God. Teman2q yg lain juga pada give applause, dan sambil ngomong "presentasinya bagus sekali, nanti diemail y bahan presentasinya", dll. Aku percaya Tuhan, yang tadi ngomong itu bukan aku, yang tadi presentasi itu bukan aku, tapi Kau yg diam dalam aku. Yes! ^^

Aku percaya ketika aku harus mengorbankan waktuku untuk Tuhan maka Tuhan akan memperhitungkan semuanya itu. Menjawab semua kerinduan dalam doaku. Kerinduan untuk pemuliahan keluarga, kampus, kota, dan bangsaku. Aku jadi ingat ayat firman dalam Matius 6:33 “Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu”. It means dahulukanlah Tuhan-Mu, prioritaskan kerinduan Tuhan.

Mungkin orang lain menilai kita kurang kerjaann. "Mau berdoa bagi kota dan bangsa aja harus di Persekutuan, harus doa bersama. Ngapain?? Di kamar aja juga bisa doa. Doa sendiri". Hmmm, g salah juga segh. Tapi itu rasax akan berbeda saat kita berkumpul dan berdoa. Ketika kita berkumpul dan berdoa maka akan ada banyak hal yang kita dapatkan. Kita akan disingkapkan banyak hal dari Tuhan. Dan bagiku itu bukan hal yang sia-sia. Itu hal yang sangat berharga. Dan aku tak akan pernah mau ketinggalan utk ikut setiap Doa Bersama seperti itu. Ketika kita berdoa, Tuhan juga sementara berdoa kepada Bapa di Sorga. 

So, jadilah orang-orang yang berbeda, yang hidup tidak sekedar hidup. Kuliah, lulus, kerja, naik pangkat dll. Tapi tidak banyak waktu yang kita habiskan untuk share tentang Tuhan ke orang lain, tidak banyak waktu yang kita pakai untuk senangkan hati Tuhan. Tidak banyak waktu yang kita pakai untuk koreksi diri kita. Kita hanya berfokus pada standar kesuksesan dunia. Tapi tidak fokus pada standar-Nya Tuhan. Mari jadi org yang berbeda. Ketika sikap hidup kita berbeda, kita akan menjadi lebih berkualitas, dan pada akhirnya kita dapat berdampak bagi lingkungan, komunitas dan di setiap tempat yang kita jejaki.
Ingat: BEDA ≠ ANEH!

Nyayii sek ah: :D
Berikan ku hati seperti hati-Mu, hati yang mengasihi jiwa yang terhilang. Berikan ku mata seperti mata-Mu, memandang jiwa yang dalam gelap. Ku mau berada dalam rencana-Nya dan melakukan perbuatan-Nya yang besar.
Memulihkan hati yang terluka, menjadi rumah bagi mereka yang lelah, membagi hidup dan milik kita bersama. Jadikan hatiku seperti hati-Mu Bapa. Amienamienemin! :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman yang Hidup

Selamat Panjang Umur ke-35, Sayang!

Terima Kasih 2018