Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Semua Harus Pakai Hati ......

Memang harus dari hati. Jika tidak maka ludes, hancur, dan sia-sia. Sepulang dari kampus tadi sekitar pukul 20.30 WITA, saya naik kendaraan umum, duduk di kursi bagian tengah. Tidak berhenti berpikir tentang sekelompok mahasiswa di kelas ajar saya malam ini. Setelah jam mengajar selesai, kira-kira pukul 20.15 menit, saya langsung menuju kantor TU, menandatangi presensi, finger print dan bergegas pulang. Pikiran saya terasa penuh sesak namun tidak dengan banyak hal, sebaliknya hanya ada satu hal yang memakan tempat di seluruh pikiran saya. Mahasiswa di kelas tadi. "Bagaimana ya metode ajar yang tepat?" "Apa ya yang salah dari cara  saya  mengajar?" "Mengapa ya mereka begitu berbeda dari kelas-kelas yang lain?" dan masiiiiih banyak pertanyaan yang datang berkali-kali dalam benak  saya , bahkan sampai akhirnya  saya  memilih untuk menulis di blog ini (tepat pukul 01.43 WITA). Akhirnya saya sampai pada satu titik pemikiran bahwa  mendidik dan ...

"Secuil" Share

Hidup memang penuh pilihan dan setiap pilihan sudah pasti memiliki konsekuensinya. Jika tidak hati-hati maka kita akan " jatuh terpelanting" akibat keputusan yang sudah kita ambil.  Satu hal yang mau saya share di sini adalah utamakan Tuhan dalam semua keputusan kita. Tuhan senang atau tidak jika saya memilih keputusan ini. Jika Tuhan senang (red: setuju/mau) maka ada damai sejahtera yang luar biasa yang kita rasakan. Jika kita belum merasa damai sejahtera maka tunggu dulu, berdoa dan tanya Tuhan lagi dulu, minta kepekaan dan tanda dari Tuhan agar kita dapat mengerti kesenangan dan mau-Nya Tuhan.  Sekarang, saya sementara berada di lahan (red: kota) yang baru setelah sekian lama saya hidup dan bertumbuh di lahan yang sebelumnya. Peperangan rohani yang saya hadapi di lahan yang lama dan yang baru ini sangat jauh berbeda. Bukan besarnya peperangan yang harus jadi fokus kita tetapi kekuatan yang kita punya untuk berperang. Dan saya mengaku lemah saat ada di dalam peperangan ...