Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Ini Egois atau Apa?

Sebagian manusia terlalu gampang mengambil keputusan yang menyenangkan diri mereka sendiri dan terlalu mudah mengabaikan orang lain yang sebenarnya lebih dan sangat lebih membutuhkan pertolongan! Akh, entahlah! Ini kehendak Tuhan atau apa? .......................... Maria, seorang anak yatim. Di usianya yang masih 11 tahun, ayahnya dipanggil Sang Khalik karena menderita sakit paru. Semenjak ayahnya meninggal, dia harus menumpang di rumah bibinya (bukan bibi se-kandung ayah atau ibunya). Ayahnya pergi meninggalkan sebuah rumah beton berisi beberapa perabot sederhana. Karena mempertimbangkan keadaannya yang baru duduk di kelas 1 SMP, Maria diputuskan untuk menginap di rumah bibi Rani yang jaraknya lumayan jauh dari rumahnya sendiri. Malam itu (24 Agustus 2017), setelah ayahnya dimakamkan, keluarga pun duduk bersama untuk membahas rencana ke depannya, secara khusus untuk Maria. Dengan siapa Maria harus tinggal? Siapa yang akan memperhatikan studi dan perkembangannya. Pasti ada ya...

Kolam Ikan

Salah satu syarat menjadi murid Kristus adalah melepaskan hak untuk dihargai. Artinya tidak menuntut dihargai oleh siapapun, dalam bentuk apapun. Kemarin, hari Sabtu mengambil waktu sharing dengan Ace di kostnya. Kami Share tentang kehidupan kerohanian, kehdupan di tempat kerja, dan rekan kerja yang ada dengan karakter yang begitu beragam. Salah satu temannya sakit hati dengan instansi di mana mereka bekerja ini. Alasannya karena dia merasa tidak diharga oleh rekan-rekan sekerjanya. Katanya di waktu mamanya meninggal, hanya dua rekan kerja (bagian tertentu) yang utus untuk mengambil bagian di rumah duka. Dia kepahitan dan memutuskan untuk sakit hati dengan mereka. Secara manuawi hal ini wajar. Namun, lebih baik meresponi setiap kejadian dengan menengadah ke atas. Tuhan bukan saja lebih tahu yang terbaik, namun Tuhan tengah membentuk pribadi kita. Saya selalu meyakini hal ini “tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan”, atau semua hal yang terjadi selalu punya alasan di baliknya....

Then Sing My Song ...

Hari ini melihat satu daerah di pinggiran kota Manado. Mengalami pertemuan singkat dengan seisi sekolah SMA Negeri 2 Langowan. Kami beberapa staf pengajar dan para mahasiswa KKN mengadakan promosi kampus di sekolah ini. Saya ingat benar, dulu 4 sampai 5 tahun sebelumnya selalu berkeliling sekolah2 di Salatiga untuk pelayanan doa dan revival in school. Ternyata waktu mengubah segalanya perlahan-lahan. Dulu tanggung jawab kita berbeda, sekarang Tuhan percayakan yang berbeda lagi. Namun harus selalu mengingat bahwa semuanya dilakukan untuk menghadirkan Kerajaan-Nya di bumi seperti di Surga. Sepulang dari sekolah tadi, saya semacam mendapat semangat baru. Melihat mahasiswa KKN yang begitu antusias membagikan pengalaman mereka saat presentasi di depan ratusan anak-anak, saya semacam terberkati. Entah apa, yang pasti saya merasakan semacam saya hadir di sini punya arti tersendiri bagi rencana-Nya. Karena kedinginan di ruangan, sakit gigi saya kumat lagi. Namun kami harus menghadiri ...

Behavior in Exam Season

Hari ini ada MID semester hari keempat. Sedih, karena di kelas yang berisi 50 peserta, hanya 1 mahasiswa yang bekerja dengan jujur. 2%nya. Sedih sangat :'( Belum lagi, sehabis MID beberapa peserta mendatangi saya dan mengungkapkan alasan dan permohonan maaf karena tidak bisa maksimal dalam ujian. Banyak macam alasannya, ada yang kerja, magang, masalah di tempat kerja, tidak belajar, tidak mengerti, soalnya susah, dll. Kira-kira 15 peserta. 30%nya. Ada lagi yang sedikit2 minta ijin keluar ruangan. 10 peserta. 5%nya. 98% diskusi dan saling contek. Makin ditegur, makin menjadi-jadi. Huaaah. Sangat2 sedih. Dalam benak saya, jaman saya kuliah, MID atau UAS itu minggu2 yang paling menguras tenaga. Saya pasti selalu mengatur jadwal dengan baik menyongsong datangnya minggu "sengsara" ini. Belajar dari waktu ke waktu. Saat makan pun sempatin baca materi. This behavior is different here. In here i meet this bad behavior every semester. What should i do? They all are getting matur...

A Long Life Advice According to A Japan Doctor

I  just found an article on my twitter feeds. Sooner I opened and read it, and I found many pieces of meaningful advice here. It relates to my previous sharing on this blog. Why most of the people in Manado city tend to get the acute illness? Let's check the advice from the Japan grandpa (105 years old). Don't retire. And if you must, retire much later than age 65. He believed that life is all about contribution, so he had this incredible drive to help people, to wake up early in the morning and do something wonderful for other people. Worry less about eating well or getting more sleep, and have fun. If you want to live long, don't be overweight.  Don't blindly follow what your doctor says. "When a doctor recommends you take a test or have some surgery, ask whether the doctor would suggest that his or her spouse or children go through such a procedure. Contrary to popular belief, doctors can't cure everyone. So why cause unnecessary pain with surgery?...

Sehat : Pola Hidup Kuncinya

Menemukan orang yang tepat untuk diajak sharing, bagiku seperti mencari jarum di dalam tumpukan pasir. Susah. Namun, Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita di suatu tempat. Saya selalu percaya bahwa pasti ada maksud Tuhan di balik semua yang terjadi. Ya, kan? Iya dong!  Hari ini sempat berbincang dengan seorang rekan, kami mengawali percakapan kami dengan pola hidup manusia jaman sekarang. Ternyata pola hidup sangat menentukan tingkat kesehatan seseorang. Mungkin kalau mau  dibikin  penelitian, hipotesis ini akan sangat diterima (maksa, ya!). Sejak bekerja di kota ini, hampir dua (2) tahun saya banyak menemukan, mendengar soal teman / keluarga / rekan yang sakit "akut". Maksudnya "akut" ini karena sakitnya sudah tentang organ di dalam tubuh (jantung, paru-paru, hati, ginjal, dkk). Sakit yang gak main-main. Kami kembali bercakap-cakap, kira-kira apa yang menyebabkan hal ini ya? Kalo dalam bahasa penelitian mungkin kalimatnya: faktor-faktor apa yang mempengaruh...

My 27th Birthday

Gambar
Aku digerakkan untuk me-list 27 hal yang aku pelajari selama hampir 27 tahun ini. Tidak ada kesabaran yang tidak ada buahnya. Selalu ada buah dari kesabaran, meskipun masa bertahan mu lama banget. Stay survive, do not quit! Komunitas rohani is so important for nurturing your spirit . Carilah komunitas atau minimal rekan yang bisa diajak sharing. Not only about your work but also your spirit needed . Kedewasaan membutuhkan energi lebih. Kamu akan lebih lelah (karena banyak pekerjaan dan tanggung jawab, kompleksitas tugas). So saat kamu lelah it is indication that you already growing mature. Selalu ada hal positif yang bisa kau pelajari dan adopt dari rekan kerjamu. Pekerja keras, pekerja cerdas, lincah, teliti, berani dan tegas. Jangan menganggap remeh rekan kerja, apalagi menyebut mereka dengan kata-kata yang tidak manusiawi, seperti: malas, pengecut. Karena mereka punya pergumulan sendiri, tidak hanya di pekerjaan. So, respect them! Dress-up! Saat kau jenuh dengan tugasmu...