Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

Terima Kasih 2024

Gambar
Ingat sekali awali tahun ini dengan penuh syukur. Waktu itu kami menginap di rumah Oma Jawa karena selesai mengikuti ibadah malam tahun baru di Gereja Imanuel. Kembang api, petasan berbunyi riuh malam itu. Kami terlelap dan tidak ikut di dalam keriuhan suara petasan. Di dalam rumah penuh kehangatan itu, Oma menyiapkan kami makan malam spesial. Yeah kami masuk 1 Januari 2024 bersama Oma Jawa. Hari ini kami hampir akhiri tahun 2024. Joseph dan Jeremy sudah terlelap. Kami (ayah, bapa Erik, ponakan Pice, ponakan Ina) berdoa lebih awal. Di dalamnya kami ada sharing bersama untuk saling menguatkan satu sama lain.  Ini kali pertama setelah sekian tahun ayah tidak ber natal dan tahun Baru di Ambon. Ayah sangat bersukacita. Selamat beribadah di Malam Tahun Baru. Tuhan Yesus memberkati. Firman yang datang di penghujung 2024 adalah: 18 firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!  19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu ...

Perempuan di Puncak Gunung dan Dua Gadisnya

Gambar
Dua hari yang lalu saya mengunjungi rumah di atas bukit itu. Beliau, perempuan kuat itu tinggal di rumah bersama kedua anak yang masih gadis.  Beliau sudah masak dan menunggu saya tiba dan kita makan bersama. Sambil makan, kamu sharing satu sama lain dan doa. Saya bisa merasakan ada ketenangan dan kedamaian di rumah itu.

Potret Perempuan Pesisir

Gambar
23 Desember 2024 Perjuangan perempuan yang dulunya berjuang hanya di ranah domestik namun oleh karena tuntutan hidup yang semakin tinggi maka perempuan harus keluar ke ranah publik. Mereka saya sebut simbol perempuan kuat.  Menggendong anak dan duduk di dalam mobil pick up yang penuh berisi loyang ikan. Mereka berdesakan dengan loyang-loyang tersebut sampai tiba di Pasar Arumbai.  Seturun dari pick up mereka sudah ditunggu oleh para penadah. Bagi yang mau ikannya diborong oleh penadah maka dia akan segera pulang karena ikannya sudah laris terjual kepada penadah, ya tentu dengan harga di bawah. Bagi yang mau dapat hasil jual yang lebih maka dia harus berkorban waktu untuk menunggu sedikit sampai ikan terjual. Mereka adalah perempuan kuat. Mereka berjuang dengan hati kuat, sabar, dan tetap tersenyum. Tentu ada tekanan dan gumul yang terselimuti oleh perjuangan itu. Mereka kuat. Selepas mengurusi orderan pelanggan sipikan di Pasar Arumbai, saya melanjutkan pekerjaan di ruang tran...

Perempuan Pioneer

Gambar
Hari ini jadi saksi atas keberanian seorang Srikandi pangan yang hidup di bibir pantai, Negeri Urimesing, Dusun Seri. Mama Ece, begitulah sapaannya.  Beginilah percakapan kami hari ini pukul 06.22 WIT melalui WhatsApp (saya share biar suatu waktu ketika semangat merosot, saya baca ini lagi biar tahu betapa mereka punya semangat berjuang yang tinggi): Mama Ece: Ibu slamat pagi. Jang marah b su mengganggu. Ibu tadi malam Natalia su coba hubungi Aldo tapi dia z ada respon jadi b mau minta tlng ibu bagaimana deng b punk akun? Saya: Mama selamat pagi. Oke mama. Sbntar b liat e. B turun ambil orang punya pesanan di Mama Itje dl ee. Mama Ece: Ia Ibu. Saya mengerjakan ini dan itu kemudian membuka laptop dan mengecek akun mama Ece di Admin Sipikanseri. Saya: Mama Ece selamat pagi. Mama punya akun ada aktif ini mama. (Sambil saya tunjukkan hasil screenshot website yang ada icon aktifnya akun beliau). Mama Ece: Ibu b su buka tapi akang tulis nama pengguna deng kata sandi. Saya: Mama, sebentar...

JAGA KARAKTER

Gambar
Demi Maluku di masa mendatang, please jaga karaktermu. Jaga responmu terhadap segala keadaan. Salah satu hal yang membuat Maluku kurang representatif di kancah nasional adalah masalah karakter. Hal ini bukan klise semata namun benar adanya. Kami dengar jelas dari beberapa ucapan para senior, salah satunya Pak Koordinator BRIN Wilayah Indonesia Timur. "Orang Indonesia Timur kekurangan orang jujur. Susah skali temuka orang yang mau kerja untuk kepentingan Maluku. Semua hanya kerja untuk kepentingan diri sendiri".  Hati nurani langsung nangis dong! Masa iya? :( Tuhan Yesus bentuk hidupku supaya bisa Tuhan Yesus pakai untuk meningkatkan taraf hidup orang kepulauan dan pesisir ini. Berapapun harganya, Tuhan kasih kuat supaya bisa kerja menggenapi kerinduan hati Tuhan bukan ambisi pribadi bt.     "Tuhan doa yang saat 2015 itu b kembali ucapkan sekarang: Pertemukan aku dengan orang-orang sevisi dengan-Mu. Arahkan langkahku ke arah-Mu. Belokkan aku ke jalan di mana Engkau ad...

Natal: Tanggung Jawab Sebagai Orang Intelek

Gambar
Pdt. Itje Saloy, M.Th. Matius 2:1-10 Titus 2:11 Yesus datang karena kasih karunia.  Saat rayakan Natal selalu ada 2 makna penting:  1. Berita sukacita  2. Tanggung jawab sbg org berpengetahuan. Kalau kita tidak maknai natal dgn sungguh2 maka kita akan jadi seperti Herodes. Angkuh, egois, sombong. Kita harus belajar dari Para Majus. Mereka bukan orang yahudi. Mereka tidak mengenal Allah Israel, tetapi dengan intelektualitas mereka, mereka gunakan untuk mencari Tuhan. Cari kebenaran sejati.  Dalam tingkatkan kualitas pendidikan kita harus mencari Tuhan terlebih dahulu. Itu yg harus jadi orientasi kita. Sebab anak-anak  Allah itu cari, temukan dan hidup dalam kebenaran. Kata Tunduk dan Menyembah itu bentuk merendahkan diri. Segala kemampuan dan intelektual mereka (orang Majus) is nothing ketika berhadapan dengan Sang Intelegensia. Kita tidak layak untuk terima anugerah karena kita orang berdosa. Terang Hikmat Allah membantu kita untuk temukan siapa kita sebenarnya....

Pull Down

Tarik ke bawah terus hatimu. Tarik sampai kau merasa kau tak ada hak apa-apa lagi atas hidup mu selain DIA.  Singing: Engkaulah Tuhan, Engkaulah Raja berdaulat atas hidupku, ku berserah penuh. Hidup ini lembaran besar tempat menarik berbagai pengalaman dan pelajaran. Rendahkan dirimu dan belajarlah.