Terima Kasih 2024
Ingat sekali awali tahun ini dengan penuh syukur. Waktu itu kami menginap di rumah Oma Jawa karena selesai mengikuti ibadah malam tahun baru di Gereja Imanuel.
Kembang api, petasan berbunyi riuh malam itu. Kami terlelap dan tidak ikut di dalam keriuhan suara petasan. Di dalam rumah penuh kehangatan itu, Oma menyiapkan kami makan malam spesial. Yeah kami masuk 1 Januari 2024 bersama Oma Jawa.
Hari ini kami hampir akhiri tahun 2024. Joseph dan Jeremy sudah terlelap. Kami (ayah, bapa Erik, ponakan Pice, ponakan Ina) berdoa lebih awal. Di dalamnya kami ada sharing bersama untuk saling menguatkan satu sama lain.
Ini kali pertama setelah sekian tahun ayah tidak ber natal dan tahun Baru di Ambon. Ayah sangat bersukacita.
Selamat beribadah di Malam Tahun Baru. Tuhan Yesus memberkati.
Firman yang datang di penghujung 2024 adalah:
18 firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! 19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belum kah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 20 Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku; 21 umat yang telah Ku bentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku.” (Yesaya 43:18-21).
"Meskipun kau jadi korban, bakar diri sendiri tapi jikalau kamu tidak punya kasih maka kamu sama seperti gong yang gemerincing. Kosong. Tidak ada artinya."
Jadi pesan penutup tahun 2024 dan pengawal tahun 2025 adalah Dasari Semua dengan Kasih.
__________________________
Oke lanjut ya.
As always, ada beberapa detail pengalaman kehidupan yang mau saya bagikan di sini. Ya, seperti pada tulisan-tulisan 'Terima Kasih' sebelumnya.
Januari, mulai urus acara ulang tahunnya si sulung, Joseph. Puji Tuhan semua berjalan lancar.
Februari, tanggal 3, kami bersyukur karena Joseph ulang tahun. Bersyukur sekali karena saat ulang tahun itu dia sudah bisa jalan.
Maret, mulai was-was karena hari lahiran makin dekat. Long walk, olahraga, turun naik tribun Mandala bersama kakak perempuan terbaik. Berikut link tiktok tempat diana ada beberapa video olahraga si bumil:
https://vt.tiktok.com/ZS6H5x7vC/
https://vt.tiktok.com/ZS6H5qQDo/
April, dengar pengumuman DRTPM BIMA. Puji Tuhan, lolos proposal PKM. Di bulan ini juga, tepat tgl 17 Jeremy lahir. Sehari setelah hari ulang tahun ku yang ke-34. Sebenarnya dia bisa saja lahir di tanggal 16 itu hanya aku merasa belum waktunya saja. Malam itu, sebelum kami ke RS, ada Isye sekeluarga yang datang memberi surprise ulang tahun. Terima kasih banyak buat semuanya, mama Cema, papa Cema dan kaka Cema. Kedatangan yang membawa dorongan kekuatan untuk menghadapi proses lahiran. Terima kasih untuk semua malaikat2 yang Tuhan izinkan hadir dalam hidup ini :'(
Lahiran normal yang lancar meskipun sebelumnya sempat mengalami pembukaan yang macet. Masih ingat bagaimana berdoa dan menyembah di ruang bersalin bersama suami. Telepon Pak Gembala Teddy dan Ibu Gembala Non untuk berdoa. Ingat sekali, setelah doa itu, seperti ada support kekuatan yang sangat besar masuk dalam tubuh, tiba-tiba saja pembukaan lengkap dan proses keluarnya baby Jeremy sangat sangat cepat. Ibu Bidan Tya sampai memuji pintarnya aku mengejan. Akh, nangis parah setelah itu dong! Melihat bagaimana Tuhan menolong untuk kedua kali proses lahiran normal. Memang dokter sudah rekomendasi untuk operasi. Sudah kasih warning ke bidan bahwa jam 12 pasien harus segera puasa agar bisa operasi setelah nya. Eh, Jeremy lahir di pukul 09.00. Dahsyat kan? Bagaimana aku begitu merasa 'berhutang' banyak sama Tuhan Yesus. Mau dipake untuk apa hidup ini, kalau bukan untuk kerinduan-kerinduan-Nya jua? Cerita tentang lahiran kedua ini sudah aku tulis di blog sebelumnya. Teman-teman bisa cek ya.
Oh ya, di bulan April ini juga kami dengar pengumuman penerimaan hibah PKM dan Penelitian dari DRTPM Dikti. Puji Tuhan tim kami juga masuk di dalam daftar tersebut.
Mei, Juni, Juli: jalani masa cuti di rumah. Pengalaman menyenangkan adalah super banyaknya ASI yang aku dapat. Di tiga bulan ini juga MaYet bantu mandikan baby Jey karena jujur, saya masih belum berani. Kadang dibantu sama Oma Ani. Oma Ota yang ukup sepanjang Minggu. Oma Ani yang 'bakancing'. Luar biasa dikirim malaikat di musim-musim merawat baby ini. Danke MaYet, danke Mama Ani.
Juni, awal bulan saya berinisiatif kumpul tim PKM dan menjelaskan tujuan akhir serta output apa yang bakal dihasilkan di akhir PKM. Saya, Isye dan Kak Angel. Kami bertemu di Gloria Cafe dan berdiskusi bersama.
Juli, masuk cuti dan mulai mengajar di kelas semester pendek. Pikiran dipenuhi dengan apa yang harus dilakukan untuk PKM BIMA. Bulan ini juga Oma Ota mulai jaga baby Jey. Puji Tuhan sampai hari ini Oma masih setia jaga. Oma paling bersih. Hanya saja Oma punya tangan sering2 kesemutan. Itu makanya Usi Angel yang jaga bantu Oma untuk perhatikan Jey. Akh, lagi2, dikasih orang baik dalam hidup.
Agustus, tanggal 2, atas perkenanan Tuhan mulai kumpul tim seluruhnya (dosen dan mahasiswa). Kami mulai diskusikan rencana eksekusi PKM pada tgl 11 Agustus. Puji Tuhan semua berjalan lancar. Antusiasme nelayan memang sangat di luar dugaan. Ada 33 nelayan yang hadir. Kata teman dosen dari Fakultas Perikanan (K Angel), biasanya peserta nelayan yang hadir saat PKM paling banyak 10 orang. Tuhan Yesus terima kasih banyak.
21 Agustus 2024 juga kaki berangkat ke Hulaliu untuk PKM dengan Tim Kaka Liza dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Pulau Haruku. Tuhan sayang, di 2025 ada pulau-pulau sekitarnya juga yang dikerjakan ya. Amin DNTY 🙌
September, sibuk mencari developer website untuk proyek Sipikanseri. Puji Tuhan, ada Tim Hexa Mandiri Integrasi. Mereka ada kenalan dari rekan setim PKM, Isye. Suami dari Isye, Ian, pernah bekerja sama dengan mereka juga. Puji Tuhan, website bisa dikembangkan dengan baik meskipun ada beberapa permintaan yang belum bisa terakomodir dalam website seperti integrasi dengan WhatsApp dan jasa kurir (Maxim, Grab, dll).
Oktober, handphone jatuh dari saku jaket. Supir angkot kejar saya untuk berikan HPnya. Hahah, supir tidak niat ambil sama sekali karena hp nya sangat kasihan.
11-12 Oktober, kami di-monev sama internal Unpatti dan Universitas di Halmahera. Semua mitra dan tim hadir. Tuhan Yesus baik sangat baik.
November, mulai implementasi penjualan ikan melalui website. Rasanya sangat sukacita bisa mengabdikan diri ini dan tim kepada masyarakat Seri. Proses ini berlangsung sampai bulan Desember. Ada waktu-waktu di mana harus bolak balik Seri berkali-kali. Ada satu waktu di mana nelayan minta pendampingan dan saya harus menunggu mahasiswa pendamping selesai kuliah. Waktu itu dia selesai di jam 4 sore. Kami ke Seri yang berjarak 21 km itu di pukul 4 sore. Setiba di Seri sudah hampir gelap. Kami memberikan pendampingan hingga nelayan paham. Dan saya harus kembali ke kota sendirian di malam itu juga. OMG. Ada sedikit rasa takut tapi apa boleh buat. Nekat saja. Dan sepanjang jalan hanya pujian penyembahan yang dilantunkan. Terobos hutan Seri Latuhalat dalam malam itu membuatku semakin yakin akan kehadiran-Nya. Tiba di rumah tanpa kekurangan apapun. Praise God.
Desember, selesaikan laporan akhir PKM. Waktu itu, menjelang penutupan submit laporan akhir. Saya bolak balik Passo dua kali untuk minta TTD dari Pak Kepala Lemlit. Beliau baik dan ramah. Bolak balik Seri juga. Saya ingat betul di tanggal 22 Desember 2024. Saya mau menuju Seri untuk membawa uang komisi penjualan nelayan. Setiba di Benteng, ada satu motor yang menyenggol stir motor sebelah kiri. Dan alhasil saya terjauh. Puji Tuhan tidak ada luka sama sekali. Kendaraan yang lain pun saat ituu jalan dengan kecepatan lambat. Saya tidak membayangkan kalau mereka melaju. Semua karena pertolongan Tuhan Yesus saja. Ibu dan anaknya yg mengendarai motor itu turun dari motor dan meminta maaf, mencoba memperbaiki kaca spion yang sudah lepas namun gagal. Saya hentikan perjalan dan berdoa sebentar. Mohon perlindungan Tuhan Yesus sebelum melaju kembali. Langit semakin pekat. Awan hitam menebal di langit sebelah barat. Angin kencang mulai bertiup. Saya menepi di depan sebuah bengkel, memakai jas hujan, berdoa, dan lanjut lagi. Di sepanjang perjalanan doa tak henti ku panjatkan. Ku rasakan satu hal: DIA menyertai. Ternyata saya sudah ditunggu oleh para nelayan di rumah mereka. 2 nelayan yang saya temui waktu itu, rumahnya bocor parah. Kasihan juga. Komisi penjualan yang diberikan membuat mereka bersyukur. Ada yang bilang :"danke banyak lai ibu su kasih ktg uang natal". Senang saja bisa berbagi dalam pekerjaan ini.
Tgl 24 Desember masih ada mama Uly yang jualan dan ada Ivan yang kurir. All things running well.
Banyak sekali kemurahan Tuhan yang dialami sepanjang tahun ini. Menjadi orang tua buat tiga orang anak. Ina, Joseph dan Jeremy. Tidak mudah, sodara! Sambung menyambung menjadi satu. Lelah tak henti. Dikejar-kejar waktu dan deadline penulisan buku.
Puji Tuhan Yesus Kristus karena rasanya sepanjang tahun ini ada 7 book chapter yang diselesaikan. Beberapa publikasi di jurnal nasional. Lolos satu hibah PKM DRTPM sebagai ketua, satu lagi sebagai anggota. Juga dapat hibah PKM Unpatti sebagai anggota. Ikut meeting penting dengan tim dari BRIN. Masuk dalam tim penulisan proposal penelitian dan PKM Unpatti. Jadi reviewer di salah satu jurnal nasional (lagi). Selesai mengurus kenaikan jafung ke Lektor (3c). Di penghujung tahun, atas perkenanan Tuhan, dipertemukan dengan orang-orang Nya di tempat kerja. Atas izin Tuhan juga alami beberapa kondisi kurang enak namun tetap berespon positif dan terus berdoa minta arahan dari Tuhan. He is the Good Father.
Finally mau bilang terima kasih banyak 2024. Paket komplit sudah di tahun ini. Pengalaman hidup yang ada berbagai rasanya: senang, sedih, kecewa, sukacita, tenang, bingung, yakin, marah, dan nano-nano. Semuanya dipakai Tuhan untuk mendatangkan kebaikan.
Satu kerinduan besar di tahun depan adalah semakin berjalan dalam agenda Ilahi-Nya. Tak mau menoleh ke belakang, apalagi ke orang-orang yang melemahkan. Boleh lah menoleh ke belakang sebagai bentuk pembelajaran supaya lebih bijak lagi jalani hidup yang sangat singkat ini. Punya prinsip bahwa: Only God can stop me. Manusia tidak akan menghentikan ku. I will just focus to God and do what you have to do.
Kerinduan satu lagi: mau beli keyboard baru. Amiiin Dalam Nama Tuhan Yesus. Biar Joseph, Jeremy bisa diajarin main musik sejak dini. Yeay!!!!
Welcome 2025.
Jangan mau ketinggalan momentum apapun. Semangat!
With Love,
Erik, Paska, Joseph, Jeremy



Komentar
Posting Komentar