Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Warmest Christmas 2020

Gambar
Satu sukacita luar biasa melihat Tuhan menjawab doa. Meskipun harus menunggu beberapa tahun dulu. Ya, namanya juga iman. Percaya dulu baru melihat. Berdoa dulu biar imannya naik. Ini yang saya alami.  Kira-kira di Desember 2018 saya mengalami satu proses hati dengan salah satu anggota keluarga. Cerita ini sudah pernah saya share di tulisan saya sebelumnya (judul: Terima Kasih 2018). Saya merasakan kelemahan yang cukup banyak di dalam hati, sampai-sampai saya tidak kuat untuk bertemu dengan orang yang bersangkutan. Saya memiliki rasa takut yang luar biasa jika ingin bertemu dengannya. Hari ini saya mengerti satu hal bahwa ketika hati kita kuat untuk mengasihi dan mengampuni, itu semua adalah kekuatan dari Tuhan semata. Semalam saya tergerak saja untuk mengirim pesan Selamat Natal kepada orang-orang terkasih saya. Saya meminta maaf jika pernah berbuat salah selama ini, dst. Saya mencoba merekonsiliasi hubungan saya dengan keluarga. Hal ini terjadi begitu rileks dan natural. Tidak ada...

SPIRITUAL AUTHORITY

Gambar
Tulisan ini merupakan khotbah dari Ps. Henry Setiawan (Fire Generation) yang saya rekam di Ibadah Perayaan Natal Fire House Manado, Senin 14 Desember 2020. Let's start... 1. Ini musim yang baik untuk kita dilahirkan sebagai pahlawan Allah. Saya excited sekali. Mungkin kelihatan tidak banyak, tapi ketika pahlawan Tuhan itu dilahirkan di tahun 2020 ini maka tahun depan, tahun depannya lagi akan ada banyak hal yang digenapi. Rencana Tuhan itu pasti digenapi.  2. Yusuf dan Maria punya peranan penting dalam kehidupan. Saudara, kalau engkau mau jadi pahlawan yang benar (Pahlawan-Nya Tuhan), pertama engkau harus ngomong "Tuhan aku mau. Pakai hidupku di masa krisis. Aku serahkan hidupku". Setelah itu langkah berikutnya, engkau harus berjalan bersama. Yusuf dan Maria mewakili orang tua, mewakili kita semua yang mengawal revival itu sampai jadi. Sampai lahir. Sampai destiny-Nya digenapi. Revival itu adalah Yesus sendiri. Kita mewakili Yusuf dan Maria rohani di Manado untuk mewakili...

Perjalanan Hati

Gambar
Panas terik siang ini. Waktu menunjuk pukul 12.05 WIT. Aku bergegas mengangkat ranselku, tas sampingku, dan sepaket kardus penuh ikan asin. Aku harus berangkat ke kota Tinutuan hari ini. Menyelesaikan semuanya dalam perkenanan Tuhan. Ina mendoakan perjalananku. Netty juga ikut. Ika sudah lebih dahulu menemui sang driver grab. Aku berpamitan dan meninggalkan rumah.  Aku berangkat naik grab menuju bandara. Setiba di bandara kuangkat tasku menuju ruang tunggu. Orang berkerumun memasuki tuang check in. Aku masih menanti kedatangan pacar bersama teman kantornya. Mereka datang dengan membawa 'roti kaya' dalam bungkusan sedang. Tak lama kemudian, aku harus berpamitan dan menuju ruang check in.  Di sinilah pentingnya. Sebelum aku keluar kamar tadi, aku berdoa. Aku tertunduk diam penuh syukur. "Terima kasih, Tuhan untuk jawabannya". Aku mulai tahu bahwa ini sesuatu yang serius. Suara yang ku dengar di Desember 2019 itu bukan sembarang suara. Aku harus bersiap. Pagi tadi kuambi...

ARISE for EAST

Gambar
Berkali-kali hati bergejolak namun tetap ingat bahwa Tuhan pegang kendali. Kealpaan sang kakak membuatku harus menghadapi hal yang belum sanggup aku hadapi. Mau tak mau waktunya sudah tiba, aku harus segera siap mengerjakannya. Aku harus mempertanggungjawabkan pernyataan yang telah aku buat di awal masuk kampus mungil ini. Sampai saat ini hati masih bergejolak. Kuselesaikan semua urusan di kota asal ini sebelum kembali mengurusi beberapa hal di kampus mungil itu.  Kuterima pesan WA pagi ini. Pesan untuk segera menghadap pimpinan untuk mempertanggungjawabkan keputusan pindahku ke kota asal. Aku terus berdoa memohon penyertaan Tuhan dalam proses ini. Kalutku beberapa hari ini membuatku sulit berdoa. Pikiranku menduga-duga banyak hal. Inilah tanda-tanda penyelarasan. Untuk masuk dalam visi-Nya yang besar, pikiran juga perlu berpikir besar.  Indonesia Timur yang mulai Tuhan letakkan di hati beberapa tahun silam, terasa semakin bergejolak. Now is the time for God's people to arise....

New Environment

Gambar
Siapkan hati, mental, dan spiritual untuk hadapi season yang baru. Season ketika menjadi seorang ibu sekaligus penanggung jawab hidup orang lain. Setelah melewati beberapa hari tanpa mezbah doa bersama keluarga, semalam Roh Kudus mengingatkan di hati untuk membangun kembali hal itu. Suara yang paling jelas terdengar adalah 'Lingkungan'. Aku berpikir, ada apa dengan lingkungan? Tiba-tiba aku diperlihatkan gaya hidup orang-orang yang sedang berada di dekatku hari-hari ini. Orang-orang baru. Iya, aku menangkap pesan yang lazim aku dapat: "hanya ada 2 hal: kamu yang pengaruhi lingkungan atau lingkungan yang pengaruhi kamu".  Belakangan melihat gaya hidup orang sekitar yang dengan mudah mengucapkan kata makian, dengan mudah mencibir & mengabaikan orang lain, menikmati hobi yang sia-sia. Hatiku langsung terbeban. Rasanya berat dan sulit hidup dalam lingkungan seperti ini.  Saat batinku mengatakan seperti itu,  suara Roh Kudus dengan lembut mengingatkan tengang Mezbah Do...

Pinggiran Kota

Gambar
Handphone (HP) berdering pukul 05.20 WIT. Aku bangun dan membuka layar HP. My mom calling. Mama menelepon pagi ini untuk menyuruhku menjemput kiriman darinya di Kapal Cepat Cantika. Aku segera bangun dan siap-siap menuju pelabuhan kecil, tempat kapal-kapal berlabuh.  Subuh itu semua penduduk setempat masih terlelap, termasuk saudara yang biasanya mengantarku ke pelabuhan. Suasana kompleks masih sangat sepi. Aku mendaki tanjakan dari rumah menuju jalan raya dan menunggu angkutan umum. Sebuah angkutan dengan tulisan 'Ahuru' di atasnya. Aku naik dan mengikuti arahnya sampai tiba di dekat Taman Kota. Aku tutun dan berlari kecil menuju pelabuhan kecil itu.  "Mari Nona, kapal ada baru sandar sa tu", sapa seorang bapak penjaga gerbang pelabuhan.  "Iya, Pak. Danke", sahutku. "Bayar karcis Rp 3.000,- di sini, Nona Manis", sapa seorang bapak lainnya di bagian karcis.  Aku mengeluarkan Rp 3.000,- dari dompet dan memberikannya kepada beliau. Puluhan penumpang ...

Fase Baru

Gambar
 Tepat 3 Oktober 2020.... Pagi itu, Tya bergegas pagi-pagi dan menuju ke rumah bibi Rani. Di tengah gerimis dan gelapnya kota pagi itu, Tya menumpang bus kota untuk menjemput Maria di rumah Bibi Rani.  "Kak!" Sapa Tya saat tiba di rumah asri di tepi sungai kecil itu.  "Halo, sebentar ya", sambut suami dari Bibi Rani, Paman Ato. Beliau masuk ke rumah bagian dapur dan memanggil-manggil istrinya. "Mak, Mak. Tya datang". Bibi keliar dengan senyum sumringah dan cerah pagi itu. "Halo sayang. Mari duduk!" Tya melepas jaketnya dan meletakkan tas di kursi ruang makan itu. Mereka duduk dan mulai bercakap-cakap tentang banyak hal, salah satunya tentang Maria. Hari ini dia harus ikut dengan Tya ke rumah Tya di kota ini.  Hujan deras sepanjang hari itu. Maria telah mengepak barangnya. Susunan tas telah bertumpuk di ruang makan. Pukul 22.00 mereka berpamitan dan pulang. Sebelumnya merekaa berdoa dan Maria menerima nasihat dari paman dan bibi serta keluarga lai...

ALIGNMENT

Gambar
Pagi ini aku terbangun dari satu mimpi yang cukup membuatku teguh melangkah. Aku bermimpi berada dalam satu kendaraan yang di dalamnya ada kak Beatrix Renata. Kak Beatrix adalah seorang mentor rohani asal Jawa-Manado yang saya kenal waktu bergabung di Keluarga Fire Generation. Satu hal yang saya tahu tentang kak Beatrix adalah ia memiliki hati yang besar untuk mengerjakan Indonesia Timur.  Mimpi itu memperlihatkan kak Beatrix sedang mengendarai satu kendaraan yang isinya anak-anak muda, termasuk saya. Kak Beatrix duduk sendiri di depan sambil mengendarai mobil itu. Sempat saya ingatkan ke anak2 di dalam bus itu, "ayo, ada yang duduk di depan, biar kak Beatrix jangan kayak supir buat kita". Bus terus melaju.  Aku terbangun. Apa artinya, Tuhan? Aku hanya tahu ini tentang pergerakan Tuhan utk Manado, karena aku sedang mengerjakan Manado bersama2 dengan kak Beatrix juga. Namun, sepertinya lebih dari sekedar Manado. Siang ini aku sedang berkunjung di rumah keluarga di Kayu Putih. ...

Langkah Awal Kegerakan Tuhan

Gambar
 Pagi ini kami mulai membangun mezbah doa untuk kota Manado. Kami yang tergerak ini berasal dari beberapa denominasi gereja. Tidak pandang dari gereja mana, asalkan kita punya hati yang sama: sungguh berdoa bagi kebangunan rohani (revival) di kota ini. Pagi ini saya bangun jam 04.50 WITA. Bersiap-siap untuk ikut doa.  Saya berjalan kaki ke tempat menunggu angkutan umum. Tadinya saya mau pesan grab bike tapi suara hati berkata 'tidak perlu. jalan saja.' Saya ikuti dan setiba di tempat angkutan umum, saya langsung mendapatkan angkutannya. Tepat waktu. Saya turun di dekat lokasi doa : God Bless Park. Di sana sudah ada Ibro (sapaan akrab buat Ibu Rohani) dan Pagem (sapaan akrab buat Bapak Gembala), bersama kedua anak mereka. Setelah bersapa satu dengan yang lain, kami lalu duduk dan berdoa tepat di bawah tangan Tuhan yang sedang berdoa.  Satu hal yang saya rasakan adalah hati yang mula-mula itu kembali lagi. Saya bersukacita. Saya ingat di jaman masih mahasiswa, jam 5 pagi sa...

Kerinduan Hati Bapa

Percayakah kita bahwa hidup kita ini bukan tentang kita tapi tentang kerinduan hati Bapa? Sesungguhnya akan ada sukacita Ilahi yang kita rasakan ketika kita mengerti kerinduan hati Bapa. Perjalanan kerohanian kita akan selalu naik turun. Itu pasti. Karena kita masih manusia (daging). Namun ketika kita sadar dan menyerahkan hidup sepenuhnya dalam kendali Tuhan maka ada tuntunan Ilahi yang berjalan bersama-sama dengan kita. Apapun pekerjaan/profesk kita, ayo sama-sama cari kerinduan hati Bapa di tempat kerja kita itu, percayalah tuntunan Ilahi akan kita rasakan. Ini yang aku rasakan belakangan ini. Sejak 4 tahun yang lalu ketika aku mulai bekerja di kota ini, aku punya kerinduan untuk bertemu dengan komunitas rohani yang bisa menjaga hidupku. 3 tahun berlalu, aku tak menemukannya. Aku berjalan dalam kelelahan setiap hari, meskipun aku juga saat teduh setiap hari, melakukan disiplin rohani juga. Namun rasanya kita tetap butuh komunitas untuk membangun kehidupan kita dari dalam (secara spi...

Nilai Profesional Muda

Doa malam di gereja membawa ratusan profesional muda untuk re-komitmen dengan Tuhan mengenai hidup kami. Peperangan rohani di dunia kerja sangat tidak mudah. Jika dihadapi dengan kekuatan sendiri maka perlahan-lahan akan 'mati' juga. Yesaya 49:15-16 --> Tuhan, tidak pernah melupakan kita. Dia melukis kita di telapak tangan-Nya. "Para profesional muda, jangan sombonhg dengan Tuhan. Jangan menolak Tuhan karena kita adalah produk kasih karunia", tegas gembala. Nilai yang harus dibangun oleh profesional muda sepanjang tahun ini, adalah: 1. PERSEVERANCE (KETEKUNAN) Roma 4:18-20 & Yakobus 1:2-4.  Jangan beri tempat untuk hal-hal yang tidak mendatangkan damai sejahtera. Unfollow akun-akun instagram yang tidak benar karena kita akan mudah percaya dengan hal-hal yang kita lihat sehari-hari. Manusia pada dasarnya akan lebih percaya pada orang-orang yang dekat dengan kita. So, pilihlah lingkungan yang membawa nilai-nilai kebenaran masuk dalam hidupmu. De...

Jalan Supranatural

Kamis, 30 Januari 2020 " Untuk Itulah Kamu diutus" *Pagi ini, aku membaca Firman dari Kejadian 47:13-26* Belakangan ini aku semakin 'stres' dgn pekerjaan di kampus. Lingkungan kerja yang semakin hari rasanya semakin tidak membawa damai sejahtera. Empat tahun sudah aku bekerja di tempat ini, & bagiku saat ini seperti masa2 krisisku. Aku hilang kekuatan untuk berdoa lagi buat kampusku, tak seperti tahun-tahun yang sudah lewat. Sepertinya tak ada perubahan. Aku seperti lemah, lelah dengan semua yang aku kerjakan. Aku jadi sangat tidak menikmati pekerjaanku, seperti biasanya. Tuhan mengajariku pagi ini melalui pribadi Yusuf. Tuhan mengutus dia ke Mesir utk memberi makan Mesir di masa-masa krisis. Tindakan-tindakan Yusus dalam masa krisis itulah yang menghidupkan rakyat Mesir. Aku belajar bahwa meskipun saat ini aku sedang berada dalam masa krisis di kampusku, aku seperti tak melihat perubahan, namun jangan sampai aku salah bertindak. Karena tindakanku yg me...

5 Years Together

Gambar
My boyfriend and I celebrate 5 years of love, sacrifice, arguments, fun, growth, tears and laughter today in separate place. I really like the way he made me laugh when I was really tired and bored. It does not mean we never got in conflict. There were many times we argued for many things.   " Thank You Jesus for directs us until now. We surrender this relationship under Your willing while wait for YOUR perfect timing." May we continue to grow in love and grow closer to God together. Lima tahun yang lalu, 25 Januari 2015 aku didatangi teman sekolahku di rumah. As always, ketika pulang liburan dia pasti datang ke rumah; ya hanya dia yang selalu ke rumah saat aku pulang liburan. Memang sejak kuliah di Salatiga, aku sudah jarang ketemu sama teman-teman sekolahku. Kami hanya akan bertemu di saat liburan Natal dan Tahun Baru, itupun tidak semua teman yang akan dijumpai. Waktu itu si dia ke rumah membawa sesuatu yang berbeda, tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kali i...

Go Xi Fa Cai

Gambar
Happy Chinesse New Year from Manado city.... Today we went to go around Manado with our partners from Taiwan, Jessica, Megan, Carol, and Godwin. We had dinner together and went to Klenteng to see firework. Many people stood there to enjoy the beauty of firework. It's so special. This is also my first time to celebrate chinesse new year with my friends. It's such a great blessing for me to meet them. Since August 2019, they came to STIE Eben Haezar as intership students from Feng Chia University. Time really flies. Three days later they are going to back to Taiwan. So sad -___- Yeah, I hope and I pray may the lucky things abundant in your life. Hope we will meet again, wherever is it. Hope you four success in your college and your life carreer ahead. To all my friends everywhere who celebrate, I would like to say: Go Xi Fa Cai ~ Happy Chinesse New Year ~ Selamat Tahun Baru Imlek 2020.

Journey of Grace

Gambar
4 years ago I entered this campus. I thank God for all opportunities & experiences, loves & joy, laugh & tears, sharing & learning, beloved students & partners, calmness & even the turbulences. I enjoyed these all while keep praying; "Lord, please drive me to Your Divine Agenda, as Your Will...".. #4years #throughtitall #gracealone thanksJesus   . ...Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu." Firman ini kuingat selalu. Menyadarkan betapa hidupku ada karena keputusan Tuhan, bagaimana bisa aku menghabiskannya untuk kepentingan-ku? Aku terus berdoa agar Tuhan Yesus terus menggiring hatiku ke tempat yang Tuhan mau. Bukankah perjalanan yang disertai-Nya lebih berharga daripada keberhasilan yang dicapai? Menyadari bahwa Tuhan hadir dan melangkah bersama-s...

Negeri Dongeng Itu....

Gambar
Hari ini tepat empat tahun kami bekerja sebagai karyawan di tempat itu. Tempat kerja yang disebut bagian dari organisai gereja yang tidak berorientasi laba. Rasanya itu hanya dongeng saja. Bagaimana tidak, kebijakan dan keputusan yang diambil selalu pakai hitungan untung-untungan. How can? Sedih sekali melihat perlakuan yang demikian di lingkungan pendidikan.  Kami bekerja di salah satu unit terkecil di lembaga ini. Unit yang banyak kali dipandang sebelah mata. Yeah. I saw it many times. Kinerja yang baik jarang diapresiasi, sebaliknya kinerja yang buruk selalu langsung kena sanksinya.  Organisasi yang sehat idealnya memberikan reward and punishment secara seimbang. Yeah, yang seimbang itu hanya ada di Negeri Dongeng aja. Sorry to say  Lalu, banyak kali menghadapi pembatasan kreativitas naradidik. Mereka yang punya potensi kurang didukung sepenuh hati untuk tampil dalam event-event publik. Lagi-lagi ada hitung-hitungan untung rugi in finance-nya. S...

Perjalanan Bersama Dia...

Mengawali tahun 2020 dengan sedikit rasa takut.  Tak seperti tahun yang sudah-sudah, di pengujung tahun selalu menjadi waktu tenang buatku untuk merenungkan perjalanan di sepanjang tahun ini dan apa rencanaku di tahun mendatang. Berbeda dengan tahun 2019 ini. Aku merayakan pergantian tahun di kota Ambon. Yaah, as always, di kota manapun kurasa bunyi petasan di penghujung tahun akan sangat riuh. Demikian juga di kompleks tempat tinggal kami. Sayangnya, aku tak begitu menikmati keriuhan itu.  Sepulang ibadah kunci tahun pukul 7 malam di Gereja Elim Karang Panjang, akau berniat untuk mengikuti ibadah di GBI ROCK Ambon juga di pukul 7 itu. Namun, karena waktunya sudah mepet, lokasi gereja yang cukup jauh dari rumah, membuatku harus membatalkan niat itu, huhuhi... sedih. Bukan apa-apa juga, aku hanya ingin benar-benar serius di pengujung tahun itu. Seperti yang kualami di GBI ROCK Yogyakarta tahun 2008, 2010 - 2013. Kami dibawa untuk semakin serius dalam memaknai pergantian ta...

Rumah Sakit

Gambar
Aku berbaring di lantai sambil menatap langit-langit ruangan itu. Aku menaikkan doa bagi kesembuhan sang kakak.  Sejak subuh tadi, dia dibawa ke Rumah Sakit karena demam dan nyeri tubuhnya yang tak kunjung reda.  Setelah membaca pesan di whatsapp pagi tadi, akupun bergegas ke Rumah Sakit. Sempat kecewa dengan perawat yang melayani di IGD pagi itu.  Saya: Bu, mau tanya ruangan pasien atas nama HG di mana, ya? Perawat: Sudah telepon orangnya? Saya: Iya, dia memang masuk RS pagi ini. Perawat: Iya, tapi sudah telepon belom? Saya: Maksudnya? Telepon untuk apa? Perawat: Ya, telepon untuk tanya dia di kamar nomor berapa? Saya: (dengan nada agak meninggi) Saya tadi diarahkan ke sini untuk menanyakan kamar pasien. Perawat: (Sambil membuka buku register dan mengecek nama) Berikut-berikut lagi harus telepon pasiennya dan tanya langsung di mana kamarnya. Saya: (benar-benar kecewa dan marah) Kamu ini ya! Pasien itu sakit, tidak ada yang jagain, kamu tinggal ...