Negeri Dongeng Itu....
Hari ini tepat empat tahun kami bekerja sebagai karyawan di tempat itu. Tempat kerja yang disebut bagian dari organisai gereja yang tidak berorientasi laba.
Rasanya itu hanya dongeng saja. Bagaimana tidak, kebijakan dan keputusan yang diambil selalu pakai hitungan untung-untungan. How can? Sedih sekali melihat perlakuan yang demikian di lingkungan pendidikan.
Kami bekerja di salah satu unit terkecil di lembaga ini. Unit yang banyak kali dipandang sebelah mata. Yeah. I saw it many times. Kinerja yang baik jarang diapresiasi, sebaliknya kinerja yang buruk selalu langsung kena sanksinya.
Organisasi yang sehat idealnya memberikan reward and punishment secara seimbang. Yeah, yang seimbang itu hanya ada di Negeri Dongeng aja. Sorry to say
Lalu, banyak kali menghadapi pembatasan kreativitas naradidik. Mereka yang punya potensi kurang didukung sepenuh hati untuk tampil dalam event-event publik. Lagi-lagi ada hitung-hitungan untung rugi in finance-nya. Sangat sedih. Haruskan demikian? Kapan Indonesia maju kalau tidak ada yang mau 'berkorban'?
Banyak kali melihat rencana presentasi pengajar dalam forum ilmiah dibatalkan hanya karena forum tersebut belum terakreditasi atau apalah itu? Hei!!! Ini sungguh miris!!! Segala sesuatu bukankah harus dimulai dari yang kecil? Bagaimana mau masuk dalam forum bergengsi atau 'terakreditasi' itu jika di forum-forum kecil saja tidak didukung. Sayang sekali, niat pengajar untuk aktualisasi diri yang lebih harus pupus dan masuk 'kubur'. Entah menunggu sampai kapan baru bisa berdiri di depan forum ilmiah dan berkolaborasi dengan kaum akademisi lainnya? "Tunggu ya, kami hitung-hitung dulu untung dan ruginya."....
Biaya studi naik di setiap tahun, namun fasilitas studi tetap sama dari tahun ke tahun. Sampai kapan kayak gini? Lagi-lagi "menunggu hitung-hitungan untung ruginya dulu, ya!!" Miris!!!
Negeri Dongeng itu mengumpulkan banyak kisah yang menyesakkan hati tidak sedikit orang. Orang yang bertahan harus 'kuatkan hati' dan jalan terus sambil melihat pengalaman demi pengalaman yang timpang. Orang yang 'lelah batin' akan segera berlalu dan pergi ke tempat lain, dan berkembang dengan subur di sana.
Selamat merayakan hidup di tahun keempat di Negeri Dongeng. Aku berdoa, Tuhan kiranya menyatakan kuasa dan belas kasihannya bagi 'elemen kecil' di negeri dongeng ini, agar negeri ini bisa maju dan karyawan di dalamnya pun dapat bertumbuh dalam 'freedom'...
Ini hanya beberapa penggalan kesedihan dan kekecewaan selama empat tahun berada di tempat ini...
"Apakah kami bertumbuh?"
"Tentu, kami mengusahakannya dan Tuhan memberikan pertumbuhan, sedikit demi sedikit sampai saat ini...."

Komentar
Posting Komentar