New Environment
Siapkan hati, mental, dan spiritual untuk hadapi season yang baru. Season ketika menjadi seorang ibu sekaligus penanggung jawab hidup orang lain. Setelah melewati beberapa hari tanpa mezbah doa bersama keluarga, semalam Roh Kudus mengingatkan di hati untuk membangun kembali hal itu. Suara yang paling jelas terdengar adalah 'Lingkungan'. Aku berpikir, ada apa dengan lingkungan? Tiba-tiba aku diperlihatkan gaya hidup orang-orang yang sedang berada di dekatku hari-hari ini. Orang-orang baru. Iya, aku menangkap pesan yang lazim aku dapat: "hanya ada 2 hal: kamu yang pengaruhi lingkungan atau lingkungan yang pengaruhi kamu".
Belakangan melihat gaya hidup orang sekitar yang dengan mudah mengucapkan kata makian, dengan mudah mencibir & mengabaikan orang lain, menikmati hobi yang sia-sia. Hatiku langsung terbeban. Rasanya berat dan sulit hidup dalam lingkungan seperti ini.
Saat batinku mengatakan seperti itu, suara Roh Kudus dengan lembut mengingatkan tengang Mezbah Doa. Aku menangkap bahwa di dalam Mezbah Doa Keluarga, sisi keluarga diperbaharui. Yang terpenting bangun dengan hati yang penuh kerinduan....
Semua kebiasaan buruk manusia hanya bisa dihilangkan perlahan-lahan dalam ruang doa yang intim dgn Tuhan. Aku berani mengatakan seperti ini karena aku sendiri mengalaminya. Karakter yang keras, kasar, pendendam, & emosian dulu menjadi bagian hidupku. Sekarang aku merasakan hal tersebut sudah terkikis hilang. Aku percaya Tuhan Yesus yang mengubahkanku.
Inilah yang diingatkan Tuhan malam tadi. I have to write it here so that I can always remember when I enter the new season, I have to build 'Prayer Room" first.
Yesus Tuhan!!!

Komentar
Posting Komentar