Potret Perempuan Pesisir

23 Desember 2024

Perjuangan perempuan yang dulunya berjuang hanya di ranah domestik namun oleh karena tuntutan hidup yang semakin tinggi maka perempuan harus keluar ke ranah publik. Mereka saya sebut simbol perempuan kuat. 

Menggendong anak dan duduk di dalam mobil pick up yang penuh berisi loyang ikan. Mereka berdesakan dengan loyang-loyang tersebut sampai tiba di Pasar Arumbai. 


Seturun dari pick up mereka sudah ditunggu oleh para penadah. Bagi yang mau ikannya diborong oleh penadah maka dia akan segera pulang karena ikannya sudah laris terjual kepada penadah, ya tentu dengan harga di bawah.

Bagi yang mau dapat hasil jual yang lebih maka dia harus berkorban waktu untuk menunggu sedikit sampai ikan terjual. Mereka adalah perempuan kuat. Mereka berjuang dengan hati kuat, sabar, dan tetap tersenyum. Tentu ada tekanan dan gumul yang terselimuti oleh perjuangan itu. Mereka kuat.



Selepas mengurusi orderan pelanggan sipikan di Pasar Arumbai, saya melanjutkan pekerjaan di ruang transit dosen. Saya sendiri sampai pulang di ruang ini. Well, pekerjaan cukup ada progress. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman yang Hidup

Selamat Panjang Umur ke-35, Sayang!

Terima Kasih 2018