Welcoming 33 Years Old
Usia 33 tahun. Banyak yang bilang ini usia Yesus. Usia ketika Yesus mati atas kehendak Bapa demi menebus dosa umat manusia. Hidup yang sudah selesai mengerjakan Misi Allah Bapa dengan sangat baik. Bagaimana dengan ku? Apakah sudah mengerjakan Misi Bapa? Doaku, Tuhan kiranya terus mengarahkan ku dan keluargaku ke arah-Nya.
Merayakan ulang tahun kali ini agak sedikit berbeda. Salah satu kakak terbaik, teman seperjuangan di tanah rantau, Kaka Flor Gasperz memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Hati sangat sedih. Ditambah lagi dengan bapa John Mangar yang meninggal tepat di hari ulang tahun ku ini. Aakh, hati semakin sedih. Ini membuat ku tidak minta apa2 dari Tuhan seperti di tahun2 sebelumnya. I have no expectations. Hanya berdoa mohon anugerah Tuhan untuk melewati sisa usia yang Tuhan tetapkan. Akupun tergerak untuk menulis pesan penting ini di blog.
1. Hidup itu pendek. Sangat pendek. Jangan memeluk sesuatu terlalu erat di dunia ini. Belajar melepaskan, belajar memberi, belajar merelakan. Itu seni hidup yang sunggu membuat hati damai.
2. Jangan salah punya prinsip. Prinsip hidup yang salah jangan dipelihara karena tidak akan membuat kita bertumbuh.
3. Jangan menolak segala sesuatu yang bersifat rohani. Ingat, hidup di dunia ini sementara, sangat pendek. Investasikan harta surgawi untuk kehidupan setelah kematian nanti. Kekekalan.
4. Jangan pernah mengandalkan kekuatan diri sendiri. Semua terbatas adanya.
Kira-kira ini hal penting yang cukup menguras emosi jika salah dihidupi. Padahal bukankah hidup adalah anugerah yang harus diisi dengan ungkapan syukur demi ungkapan syukur? Tuhan Yesus kiranya memampukan.
Ungkapan syukur yang tidak terhingga kepada Tuhan Yesus Kristus karena memasuki usia ke-33 ini dihadirkan seorang baby boy yang cakep, Nyong Joseph Gavi Habibu. Danke banyak Tuhan Yesus. Hanya berdoa biar Tuhan Yesus pakai keluarga kami jadi berkat buat banyak orang.
Kisah Para Rasul 3:25-26
"Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati. Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu, supaya Ia memberkati kamu dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu ."
Lagu yang membekas di ulang tahun kali ini adalah River (by Darlene Zschech) dan Mengerti Hati-Mu (by Jonathan Prawira). Ku tulis liriknya sebagai doaku ya:
The River
I lift my eyes to Your throne Lord as I lose myself in You. The song in my heart will be Yours alone.
My treasure is in the cross. Jesus I love to meet You there. I hunger and thirst for You. Now flood my soul.
River of love. River of healing. Holy Spirit flow. River of grace. River of mercy. River of peace. River of promise. Holy Spirit flow. River of joy. River of blessing flow.
-------------------------------------------------------------------------
Mengerti Hati-Mu
Ajar aku mengerti hati-Mu. Memahami pikiran-Mu. Ajar aku ikuti rencana-Mu. Melakukan kehendak-Mu. Ku ingin diriku menjadi pribadi yang Kau rindukan. Sebab hanya Engkau yang menjadi tujuan hidupku ya Tuhan. Ajar aku mengerti hati-Mu, memahami pikiran-Mu. Ajar aku ikuti rencanaMu. Melakukan kehendakMu.
Danke banyak juga buat para kekasih hati yang datang kasih surprise. Ada Papa Erik, Ade Jo, Kaka Ina, Papa Eron, Om Mames, Kaka Ifan, Mama Isye, Papa Ian, Kaka Syema, Mama Sal. Juga buat Basudara hati yang kirim doa dan ucapan via online. Danke banyak juga buat Pak Gembala Tedy Pormes, Ibu Gembala Non Pormes, Usi Oneth, Om Eten, Bang Theo, Ade Vegy yang sudah datang dan mendoakan. Danke buat mama Dody dan MaYet yang juga sudah datang mendoakan. Tuhan Yesus memberkati 🙏🔥







Komentar
Posting Komentar