STOP DEFENDED!

 Semakin banyak kita tersakiti semakin pintu gerbang itu tertutup! 

Ketika hati kita menjadi lemah, hati kita menadi tawar, hati kita tersakiti, hati kita menjadi dingin, saat itu Tuhan katakan "Aku angkat hatimu kembali sehingga kau bisa kagum lagi akan Aku". Ketika hati kita untuk bangsa sudah mulai tawar, ketika hati kita untuk suku-suku dan pulau-pulau sudah tidak ada lagi, ketika hati kita untuk keluarga sudah tidak ada lagi, Tuhan angkat hatimu, dan engkau sudah tidak lagi melihat karya manusia tapi karya Tuhan. => Yosua 3:4

Angkat hatimu dan lihat kemurahan Tuhan. 

Sing:

Ku mau selalu bersyukur kepadaMu Tuhan, anugerahMu mempesonaku

Selalu dan selalu Kau angkat hatiku, Kau membuatku berharga di mataMu

Lihat 2.000 hasta di depan. Jalan-jalan yang akan kita lalui sedang dibentangkan Tuhan. 


2 Samuel 15:1-12


Kenapa kita gak bisa nyembanh? karena hati kita gak beres. ayo serahkan hati. Jangan izinkan hati kita tertutup. Kalau ada teman kita yang menyakiti kita. David saya tidak akan menutup hati saya terhadap engkau lagi. Kalimat ini yang membuat. jangan menyimpan sakit hati itu. Saya tidak akan menyalahkanorg lain ketika saya tdidak diberkati. Saya kan menjaga hati saya krn hati saya sangat berharga. Setiap sakit hati akan membawa kepada pemberontakan.

Rekonsiliasi adalah setiap jalan untuk meredakan sakit hati. 

Jangan gampang tersinggung. berusaha tidak tersinggung. Jaga hatimu. Meskipun kau tau banyak hal yang bisa membuat kau tersinggung, jangan sekali-kali buka cela untuk tersinggung.  

3 hari 3 malam ikut retret. 30 menit itu dirubah semua acara. 

Jangan gampang tersinggung. Kalau itu bagianmu, lakukan, kalau bukan, duduk di situ dan nikmatilah. 

Jangan dipendam kekecewaan. 

Jangan pernah salahkan orang lain. Pemberontakan itu anda yang pilih. Kalau kecewa, stop it. Yang bisa selamatkan kita dari lautan hanya keluarga. Kita akan tidak suka dengan semuanya. Caranya cuman 1 rekonsiliasi adalah cara mengalahkan setiap sakt hati. Antar kita sendiri haruslah ada rekonsiliasi. 

Tujuan akhir semua yang kita lakukan di dunia ini adalah pembangunan tubuh Kristus. Kalau kit angerti ini maka kita tidak akan sembarangan tersinggung. 

Kalau mau jamuan kudus tapi ada marah maka taruh dulu dan minta maaf. 

Orang bodoh Tuhan bisa pakai. Orang yang sakit hati, yang hatinya gak betul, Tuhan gak bisa pakai.

Saya selalu punya plan. 

Jadilan Yonatan. Butuh kerendahan hati, Army's Barrier! Singa yang memimpin kambing. Kalau pemimpinnya kambing maka anak2nya semua gak jadi apa2. 


Kalau Tuhan sudah bergerak di anak-anak, kirbat baru.

Ini waktunya kita membangun tubuh Kristus. 

2 Koriintus 5:18

Kalau pelayanan kita adlaah rekonsiliasi masa kita sendiri masih tersinggung? Kita mau melayani ministry of reconsiliation. Tidak ada waktu lagi untuk bertengkar, tersinggung. 

KFN adalah Ministry of reconsiliation untuk membangun tubuh Kristus. Reconcile with God, with body of God, and reconcile with mandtae of God. Kalau sudah kecewa, stop. Kalau sudah marah, stop jangan sampai jadi pemberontakan. Jangan sampai terjadi pemberontakan. Kebanyakan kita gak salah, tapi kita disalah2kan. Selama 40 tahun melayani, semuanya mengarah ke sini: JAGA HATI!

Kalau saya boleh mewariskan sesuatu: SAYA TIDAK PERNAH SAKIT HATI. 

KALAU SAYA BENAR2 MARAH, SAYA LIHAT KACA DAN KATAKAN: TUHAN ORANG INI SANGAT BRENGSEK, TAPI KARENA ENGKAU MENGASIHI AKU MAKA AKUPUN MENGASIHI DIA. SETIAP MALAM NATAL SAYA BAWA HATI SAYA LAGI UNTUK TUHAN PERBAIKI. SETELAH ITU, TIMUR TENGAH DIBUKAKAN. HOMECOMING CALL DIBUKA. ADA BERKAT BESAR SETELAH ITU.  


Your Breakthroug is my breakthrough.


Kerinduanku selalu berada di tempat Kau berada. Kerinduanku selalu bekerja seperti Bapaku bekerja. 

Ku denagrkan Tuhan isi hatiMu saat Kau panggil ku siap.

Ini aku utuslah Tuhan. Ini aku utuslah Tuhan. Kemanapun Kau pimpin ke negeri yang Kau pilih

ini aku utuslah Tuhan

Dan ku kan pergi. 


Sgala bangsa, sgala bangsa, sgala bangsa 

Sucikan dan bersihkan hati kami. Yang masih ada batu dibersihkan, amin. 

 



(Catatan Khotbah Ps. Hanny Setiawan, 27 Oktober 2024)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman yang Hidup

Selamat Panjang Umur ke-35, Sayang!

Terima Kasih 2018