Balada LDM yang Nano-Nano

Per tanggal 1 Mei 2025 suami harus pindah tugas ke Kabupaten Buru, Kota Namlea. Sejak itu, nuansa kepadatan menjadi lebih terasa. Pergi kerja pagi, pulang larut, tak kunjung istirahat langsung mengurus dua batita yang makin aktif. Saking stresnnya, bulan Juni saya langsung terlambat datang bulan. Harusnya datang bulan di tanggal 9 Juni, jadinya di tanggal 23 Juni. And you know why? Saya stres berat ternyata. Tanggal 23 Juni suami tiba dari Namlea, siangnya dia ajak makan bakso di depan MCM (tempat biasa). Setelah makan, saya ke Passo untuk menghadiri ibadah pemberkatan nikah Kaka Angky Poledeway dan Kaka Yanti Samloy. Saya merasakan sensasi datang bulan. Dan bersyukur sekali akhirnya datang bulan. Padahal pikiran sudah negatif, jangan2 hamil lagi :'( Tapi memang sebelum ke Passo, saya mampir ke kampus dl. Saya ketemu ibu Asiani dan beliau yang terus mengikuti perkembangan apapun tentang saya, mulai mendoakan saya, menjamah bagian perut, hehehe. Jadi datang bulan ini berkat doa Ibu Ani.

Dua buah hatiku, Joseph dan Jeremy yang akan terus bersama mama sampai masa tua


Muka baru bangun tidur dan berseri-seri karena tidur puas.


Waktu itu si adek muntah-muntah. Kayaknya Nelan sesuatu yang keras jadi pas makan banyak atau minum banyak langsung muntah. But all is well. Tuhan menolong. Kami dapat obat dari dokter dan Jey sembuh. Haleluya!

Oma Jawa yang selalu setia menolong. Lelah tapi tak pernah dengar mengeluh :'( Tuhan Yesus kasih sehat dan kuat buat oma yaaa. Amiiiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman yang Hidup

Selamat Panjang Umur ke-35, Sayang!

Terima Kasih 2018