Tuhan g pernah


Judulnya Tuhan tidak pernah. Maksudnya Tuhan tidak pernah menghapus kita dari daftar persahabatan-Nya. Kalau manusia dapat melakukan hal itu, Tuhan tidak!!
Hari ini aku nangis lagiii.. “Tuhan ampuni aku, kalau aku selalu kecewakan mereka tanpa sadar. Ampuni mereka juga untuk apa yang mereka lakukan. Aku tetap mengasihi mereka Tuhan. Aku ampuni orang yang menyakitiku, Tuhan”!!

Melihat peristiwa yang terjadi hari ini, hati n jiwaku nangis tak karuan. “Kenapa ada orang yg seperti itu Tuhan?? Atau memang mereka punya komitmen sendiri y?? Sampai2 bisa seperti itu”..
Hari ini, aku belajar hal yang sangat berharga dari Tuhan.
Suatu saat, semua orang di sekitar kita akan akan kecewakan kita, akan menghapus kita dari daftar persahabatannya, bahkan mengusir kita jauh-jauh dari hidup mereka, sekalipun kita g salah apa2. Tapi sampai kapanpun Tuhan g akan melakukan hal itu. Kasih-Nya g pernah berbatas buat mengasihi dan mencintai setiap kita. Kalau kita manusia, pastinya kasih kita terbatas, sehingga kenapa kita sering menyakiti orang lain. Makanya kenapa pengampunan adalah KEBUTUHAN dalam hidup kita. Karena g ada satu manusiapun yang bebas dari salah! “ini pengakuanku God: Aku tetap mengasihi dia dan dia. Dan aku pun butuh pengampunan dari mereka berdua!! (Maafkan aku ya teman2). Tambah-tambahkan api kasih-Mu di hatiku Tuhan, di hati kami.” 
Aku renungkan semuanya, ketika harus dijauhi teman2ku. Hanya bisa doa n nangis!! Kenapa Tuhan, saat aku dekat sama Engkau, banyak dari teman2ku yang pergi??!! Tapi nuraniku kembali mengingatkanku: “kalau mereka semua pergi, toh masih ada Tuhan, yang bisa jadi sahabat terbaikmu Ty”. Aku ditegur Tuhan berkali-kali dalam doaku tadi. “Tidak perlu berharap banyak kepada manusia, Nak, tidak perlu berharap bisa akrab terus sama teman2mu, mantan pacarmu, karena mereka semua punya potensi untuk menyakitimu”. :’( Aku tiba-tiba ingat ayat dalam Yeremia 17:5: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk". Yang aku tangkap dari ayat ini adalah jangan lagi berharap banyak sama teman2mu bahkan sama mantan pacarmu. Tetap berharap pada Yesus. Andalkan Yesus. Maka semuanya akan Dia tuntaskan atas-mu. Tetap lakukan kasih yang sama seperti Yesus lakukan. Ketika Dia disakiti berulang kali, Dia tetap membalas dengan kasih. Ketika Dia dikhianati, Dia tetap membalas dengan kasih. “Biarkan kasih itu mengalir di hatiku Tuhan. Biarkan setiap hal yang terjadi dalam hidupku, adalah pelajaran, yang menjadikan semakin cerdas n bijak dalam-Mu. Bentuk hidupku terus Tuhan, sampai pada kesudahannya!
Biarkan doa dan airmataku hari ini menyembuhkan setiap kepahitan hati teman2ku, bahkan aku juga Tuhan!! Habiskan semua kepahitan n kedagingan kami. Biarkan kami punya kasih yang sama seperti kasihMu. Amienamienamien”!!

Saat aku lemah, saat aku hancur berkeping-keping. Aku diam di sisi-Mu, aku mencari wajah-Mu. Saat semua orang mencaciku, saat mereka mulai menjauh dariku, aku terjatuh dan tersungkur. Aku tak mampu jauh dari-Mu. Kau kekuatanku, semangat hidupku.
Tak ada yang bisa bangkitkanku lagi. Hanyalah diri-Mu sahabat sejati. Kau kemenanganku ketika aku kalah dan tak pernah Kau ingkari janji. Selalu sempurna dan selesai di hidupku. Amienamienamien!!

Komentar

  1. hai, Kak. memberkati banget sharing-nya, hehe, aku kemarin diingatkan tentang pengampunan. akhir-akhir inipun aku sedang ada pergumulan dlm hal pertemanan (bukan musuhan sih, hal yg positif malah). Tapi berasa salah prioritas gitu, jd kutipan ayatnya nusuk. hehe.
    Ajaibnya kuasa Tuhan, ga terbatas oleh waktu. walo tulisan blog ini dibuat 4 thn yll tapi masih relevan sampe sekarang...
    Thx ya, semoga Kakak dipakai Tuhan lebih lagi n makin bertumbuh dlm Tuhan. JLU

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman yang Hidup

Selamat Panjang Umur ke-35, Sayang!

Terima Kasih 2018