Happy Valentines 2025

Aku masih belajar membangun cinta. Tapi tak pernah lupa belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi. Dia dan aku saling mempertajam karakter masing-masing. Terima kasih Tuhan buat semua kesempatan membangun cinta yang Tuhan izinkan bagi kami. 

Ku belajar menghormati dia sebagai kepala dalam keluarga. Masih belajar :( karena kadang ego lebih besar dari rasa menghormati... Tuhan Yesus ampuni, ya...

Mau komit untuk belajar lebih menghormati suami sebagai imam dan kepala dalam keluarga. Over these all, I should say that "aku sangat mengasihi dan mencintainya".

Valentines kali ini aku lebih belajar untuk menyediakan apa yang jadi kebutuhan dia setiap hari. Katanya itu salah satu upaya membangun cinta. Belajar untuk tidak diamkan suami ketika terjadi konflik, karena iblis bisa manfaatkan cela itu dan konflik bisa jadi lebih besar. Belajar untuk berikan bahasa kasih "service" setiap hari. Pokoknya belajar membangun cinta di sepanjang usia kami.

Happy Valentines, sayang. Terima kasih sudah begitu sabar menghadapi diri ini. Kau masih sama seperti jaman pacaran. Sabarnya non stop. Maafkan aku yang sudah ngambekan dan sejenisnya ini. Terima kasih sudah bekerja sampai waktu lemburnya demi dapat cekeran buat beli susu dan pempers the boys. Terima kasih sudah selalu menomorsatukan urusan perut di dalam rumah. Terima kasih sudah begitu memberikan banyak buat kami bertiga dan juga Ina. As a wife, I pray may God bless you the unusual blessings. Blessings from Heaven. 

Kamu akan jadi kepala dan bukan ekor. Seperti kamu mencintai pekerjaanmu, demikianlah orang-orang yang kamu layani di tempat kerja akan mengasihimu. 

Once more, Happy Valentines, my better man! 

14 Februari 2025










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iman yang Hidup

Selamat Panjang Umur ke-35, Sayang!

Terima Kasih 2018